Kamis, 13 Desember 2012

A little bit of love

"ingin ku bicara semua rasa ada cinta antara kita berdua yakin ada kesempatan untuk jalani indahnya dunia.."

Itu adalah sebait lirik lagu Raisa - inginku.. Kamu tau tidak? Kebahagiaan adalah ketika aku bisa ngasih kamu sedikit semangat untuk bisa melihatmu kembali semangat. Yah, itulah aku..
Aku memang pengecut hanya bisa menutupi semua perasaanku ini dengan mencoba menjadi teman karibmu, atau hanya sebagai teman.. Mencoba menanyakan kabarmu, bahkan ketika aku mengetahui kamu bahwa kamu baik-baik saja, itu sudah cukup bagiku.
Rasanya, melihatmu tersenyum kearahku saja, aku langsung tersenyum sendiri melihat kebodohanku. Kamu pasti gak tau kan kalo aku diam-diam memperhatikanmu? Mencoba mengetahui apa yang kamu kerjaan? Selalu mencari waktu untuk bisa berbicara denganmu? Kamu tidak tahukan, betapa bodohnya aku seperti itu??! Itulah aku, wanita pengecut yang tidak pernah berani untuk berbicara hal ini kepadamu.
Kadang aku kesal pada waktu, the time isn't right.
Aku hanya bisa, mencoba mencari waktu untuk bisa berbicara denganmu.. Dan aku suka ketika waktu itu datang, kamu tampak lelah, dan aku memberikanmu sedikit semangat agar mungkin, aku berharap kamu akan kembali semangat. Kadang, aku suka menangkap kamu sedang menatapku, ah! Apakah aku GR??!! Mungkin.. Tapi, ketika teman-temanku berbicara "hey, dia melihat kearahmu terus.." aku disitu... Kamu mungkin bisa membayangkan betapa betapa aku....... Senang....

Mungkin ini hanya surat yang tak pernah kamu baca, mungkin aku akan terus seperti ini, tenggelam dalam perasaanku ini, dan mungkin ketika, suatu hari nanti kamu akan membaca suratku ini, aku harap kamu tidak akan marah ataupun menyesal.. Karna aku hanya berharap kamu akan selalu seperti A yang aku sukai.. Selalu..


Sincerely, esta..
A girl who never tired to try understand this time

Selasa, 20 November 2012

nyanyian kecil untuk malam


Cahaya itu memberi tahuku bahwa bintang ingin menampakan sinarnya.
Suara itu membuatku untuk memulai mimpi indahku.
Aku mendengar bisikan hiruk pikuk tanda kehidupan untuk hari ini mereda.
Aku melihat bulan tersenyum sempurna.
Berbentuk sabit seperti tersenyum kepadaku.
Bintang bercahaya menerangi sudut ruangan kamarku.
Aku mendengarkan suara lagu nina bobo untuk menemaniku tidur.
Angin berbisik agar memberi penyejuk dimalam hari.
Aku mendengar malam menyuruh awan untuk berkumpul mendengarkan ceritaku.
Aku melihat burung memberi suara nyanyian terindahnya.
Aku mendengar seperti malam akan memberi aku sebuah ruang untuk berbagi.
Aku memulai ceritaku kepada malam. Bulan dengan setia mendengarkanku, mendengarkan kisah sedih dan lara yang aku rasakan.
Bintang memberikanku cahaya untuk menerangi hati.
Aku pun berbicara kepada malam, “inilah kisah sedihku yang akan aku bagi kepadamu”
Seakan membaca hatiku, malam memberikanku sebuah selimut penyejuk hati, dan cahaya dihatiku.
Suara kembali bergerumuh, apakah awan malam itu akan “memberikanku jawaban?” itulah pertanyaan yang ada dilubuk hatiku.
Aku kesepian, aku bingung, aku gelisah, aku terbelengu dalam sebuah kisah yang tak pernah ada ujungnya.
Kesepianku seperti sebuah usikan didalam canda tawa orang sekitar.
Aku tersenyum dipagi hari, menangis dimalam hari. Aku tertawa dipagi hari, disiang aku menampakan senyum ceriaku, dimalam hari aku meminta bulan untuk menemaniku disuatu malam kesepian ini.
Malam memberiku jawaban atas apa yang kurasakan selama ini, “kau hanya butuh waktu untuk dirimu sendiri..” seperti itulah kira-kira jawaban dari semua bisikan dimalam itu.
Aku tersenyum, menyibakan air mataku.
Malam menyuruhku untuk tertidur, sebuah mimpi indah sudah menungguku.
Aku terlelap dalam sebuah lara ini, dan saat aku terpejam, sebuah air mengalir dari ujung mataku.

aku menangis..

Minggu, 11 November 2012

-say it, do it- when u love someone

I love you but is not so easy, to make you here with me
I wanna touch and hold you forever, but you still in my dreams.
And I can't stand to wait your love is coming to my life..

When you love someone just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love don't ever let them go, or you will lose your chance to make your dream come true.

I used to hide and watch you from a distance, and I knew you realized
I was looking for a time to get closer, at least to say "hello"

(from Endah n Resa's song)

Kadang, kita gak berani buat mengungkapkan apa yang kita rasa. Kadang, kita terlalu takut untuk mencobanya, dan yang pasti kita takut akan jawabannya, dan masih banyak ketakutan lainnya.
Aku juga begitu, terkadang aku lebih senang memendam perasaan ini, aku terlalu takut untuk mengungkapkannya. Aku pernah mengalami perasaan ini, ketika aku tidak bisa mengungkapkan apa yang aku rasa. Seakan-akan lidahku kelu untuk berbicara, kadang aku sering berharap dia akan tahu sendiri tentang perasaanku, tapi disitupun aku takut, jika ia mengetahuinya. Aku pernah mencoba mengungkapkannya, ketika aku mencoba untuk memulai suatu hubungan baru dengan seseorang, ketika aku sudah menaruh harapan kepadanya, ketika kita mulai merasakan hangatnya kasih sayang, tapi tidak berapa lama, hubungan itu telah berakhir. Dari situ aku takut untuk mengungkapkan, mengungkapkan sesuatu yang sangat ingin aku katakan, tapi begitu sulit untuk aku ucapkan. Takut harapan itu sudah tidak ada, takut setelah harapan itu sudah ada, tidak berapa lama harapan itu lenyap. Yah, Harapan..
Sekarang, tidak tahu ini memang suatu keharusan atau sudah terbiasa, aku lebih suka untuk memendam perasaan ini sendirian, berdiam diri dilubuk hatiku, yang tidak tahu sampai kapan aku bongkar. Begitu banyak perasaan yang ingin kubagi, begitu banyak cerita yang ingin kuberi, tapi begitu banyak ketakutan yang akan terjadi.. semua itu adalah ketakutanku.
Dan aku mungkin akan memendam perasaan ini sendiri, mengubur dalam-dalam, sendiri, dengan ketakutan yang aku bayangkan..

Dear, begitu banyak ketakutan yang aku bayangkan didepannya, tapi begitu banyak harapan yang aku simpan..

Love, esta

Sabtu, 22 September 2012

Short story: Harmony

Ini tentang kisah seorang lelaki yang sangat mencintai sahabatnya, tapi kemudian saat dia mempunyai seseorang yang baru diruang hatinya. Sesuatu berubah...
------------------------------

Mika berjalan menuju lorong kelasnya dengan jalan gontay seperti orang mabuk. Mungkin lebih tepatnya galau... "mik, lo kenapa? Lusuh gitu." salah seorang temannya bertanya kepadanya. "oh engga kok jes, gue cuma baru putus sama cewe gue." Jesica, yap itulah nama salah satu sahabat cewenya. "hah? Putus? Tell me why? Gila ya lo, udah lama lho masa putus gitu aja???!!" Jesica bertanya dengan pertanyaan yang bertubi-tubi. "wots tenang jes gue bakalan cerita.." hening sejenak.... "jadi gini........."

20:45, 15 agustus 2012
Mika mengirim sms kepada pacarnya, awalnya dia tidak tega untuk mengirim sms itu tapi apa boleh buat hubungan yang mereka pertahankan selama 9bulan itu harus kandas saja akibat keegoisan Mika dan kebohongan yang selalu Fani lakukan. Fani adalah kekasih Mika yang telat dipacarinya selama 9bulan, mereka banyak memiliki perbedaan, dari mulai suku yang berbeda sampai agama mereka yang berbeda. Tapi, bukan masalah suku atau keyakinan yang menjadi penyebab mereka putus, tapi karena keduanya telah berubah.
---fan maaf sebelumnya aku udah tega sama kamu, tapi kayanya hubungan kita udah sampai disini aja ya
Tidak berapa lama, sms balasanpun masuk.
---kalo itu mau kamu, aku terima aja. Kamu jangan nakal ya.. "Hanya itu?!" teriak Mika dalam hati. Yah, mungkin memang benar dia sudah tidak mau lagi melanjutkan hubungannya. Jujur, Mika merasa kehilangan sosok yang selalu menyemangatinya setiap hari, seseorang yang selalu membuatnya tersenyum dan seseorang yang sudah mengetahuinya karna Fani adalah sahabat yang menjadi pacarnya Mika. Dan sesuai rencana Fani, Fani menginginkan mereka menjadi sahabat. Tapi tidak dengan Mika...
Semakin hari Mika semakin menjauh dan terkadang sibuk dengan urusannya sendiri, sahabatnya pun merasakan hal itu. Tapi tidak dengan Mika-nya sendiri. "ah namanya juga lg galau. Pasti bawaannya mellow" kata salah satu sahabat Mika, rachel. "tapi hel, masa galau sampe segitunya?!" jawab Diana, salah satu sahabat Mika. "kalo orang galau, dia bisa berbuat hal apa aja. Kadang dia suka berubah. Tapi ntar juga dia bakal balik lagi ke kita, gimana aja sih waktu dia jadian sama Dita, dia too far banget dari kita rasanya. Dia keliatan banget kali kalo punya pacar berubah" jawab Jesica memperjelas. Hmm, memang benar, harus mereka akui itulah hal yang membuat mereka semua tidak suka. Mika gampang sekali untuk berubah demi orang yang dia cinta dan dengan cepatnya kembali ke sahabatnya seperti tidak terjadi sesuatu.

1minggu selanjutnya..

Sama seperti ini, dia menelfon.. "halo di? Lo dimana? Oh di kedai, oke deh gue otw kesana.." Klik. Sambungan terputus---

1jam kemudian..
"mika!" teriak Dita sambil melambaikan tangan. "hai, udah lama gak?" tanya Mika sambil menghampiri. "enggak kok, baru aja sejam.." sindir Dita "wah lama dong, sorry deh" mika berkata "iye iye, jadi mau curhat apa lo?" hmm, beginilah Dita, yang kepo tapi yang paling setia mendengarkan curhatannya Mika. "elo ya, kepo deh minum aja gue belom, capek nih." keluh Mika "deuh iyedeh gue tungguin nih hahaha" merekapun tertawa bersama. Inilah momen yang paling Mika suka, tertawa dan berbagi cerita dengan sahabatnya. Tapi tidak dengan Dita, Dita merasa ia hanya datang kepada sahabatnya disaat dia butuh, tapi ketika ia sedang senang atau mempunyai seseorang yang baru, Mika hanya seperti orang asing bagi mereka. Dan hal ini pun yang dirasakan oleh Jesica, salah satu sahabat Mika yang lain. "woy! Ngelamun lo! Nih gue mau cerita." teriakan Mika mengagetkan Dita yang sedang melamun. "iya iya gue udah gak sabar nih. Jesica aja udah tau ceritanya masa gue gak tau" kata Dita cemberut. "iyaa Dita ini mau cerita, jadi gini...." satu jam Mika bercerita, Dita hanya merespon dengan anggukannya saja. "Ta, lo denger gue gak sih?" tanya Mika sambil mengakhiri ceritanya. "iya ih gue denger lo! Jadi sekarang? Lo mau move on dong? Gak mungkin banget lo harus stuck ke dia. Dan gak nyangka banget ya kok dia bisa gitu sama lo" Keluh Dita menyesal. "ya gak tau deh. Tapi yang pasti gue bakalan move on, masa iya gue harus terus stuck sama dia yang udah jahat sama gue." Mika berkata. "iyalah jangan sampe lo balik lagi deh ke dia. Lo tau kan gimana jeleknya dia" nasihat Dita "iya Dita, gue ngerti, gue tau sekarang." tutup Mika sambil meminum segelas jus segar. "Jadi sekarang! Lo jomblo dong! Hahahaha welcome to the jomblo world baby.." goda Dita. "gila lo" merekapun tertawa bersama-sama.

Beberapa waktu selanjutnya, Mika selalu bersama-sama dengan sahabat-sahabatnya. Mereka selalu membantu Mika untuk move on, berbagi cerita, mengajaknya jalan dan tertawa bersama. Dan, pada saat yang bersamaan pula Mika berubah kembali, berubah menjadi orang asing bagi sahabatnya. Dan inilah hal pertama yang selalu dirasakan oleh Jesica dan Dita sahabat terdekatnya Mika..

Karena kebingungan Jesica, akhirnya Jesica pun mengirim whatsapp kepada sahabatnya, Dita.
Jesica: Ta, lo ngerasa gak sih si Mika berubah?
Dita: Hmmm, berubah gimana?
Jesica: ya berubah, masa lo gak sadar sih.
Dita: iya juga sih. Biasanya dia suka ramah, ngajak gue bareng. Sekarang kagak.
Jesica: Iya, sama! Gue juga ngerasain gitu. Tuhkan biasa tuh galau ke kita, Jatuh cinta terbang deh gak tau kemana.
Dita: hahaahaha. Setuju banget! Udah kita cuekin aja ntar juga kalo butuh ke kita.
Jesica: heems!
-klik- hp pun dimatikan Jesica pun tidur.

Ketika disekolahpun kita merasakan hal yang sama, ya dia sedang jatuh cinta dan kita harus akui itu. Tapi untuk kali ini dia tidak bercerita tentang apa yang dia rasa. Para sahabatnya Mika pun diam ketika melihat perubahan Mika, Mika pun semakin menjauh dari sahabatnya. Tapi, tidak untuk hari ini. Sepertinya dia sedang galau, ya as always dia datang ke sahabatnya. "emang ya susah banget." keluh Mika datang-datang ketika mereka sedang duduk ditaman. "susah maksudnya?" ucap Jesica "iya, gue kemarin main sama Gina, gebetan baru gue. Tapi gitu deh awkward moment banget!" curhat Mika "hahaha namanya juga baru ketemu. Secara lo kan baru pertama kali ketemu dia, pasti banget kalo lo ngerasa awkward." kata Jesica "tapi sukses dong? Jadian dong?" tanya Dita "hmm, jadian dari mana. Hubungannya tambah complicated dan gantung. Dia gak mau LDR, gue takut salah satu dari kita ada yang gak serius atau gak bener. Dia takut gue selingkuh." Curhat Mika, seperti terlihat dari matanya dia memang sedang bimbang. "yah, gimana mau start udah ketakutan duluan" Kata Dita "iya, takut sebelum berperang lo" Kata Jesica sambil menonjok pelan tangan Mika. "bukan gitu, gue belum siap aja.."

Merekapun saling berpandangan dan tertawa bersama...

"whatever will happen tomorrow, just promise me you never change like a stranger to us." Kata Dita yang disertai anggukan Jesica "I promises." Kata Mika mantap.

Merekapun saling bertatapan...

------------the end---------------

Jumat, 21 September 2012

A little letters to open everything

Dear, S. Someone you.

Jika suatu hari nanti kamu tau perasaan aku ini, aku ingin kamu tak menyalahkan diriku. Mungkin, memang sudah takdirku, menyukai kamu dengan semua kesunyian ini. Rasaku padamu akan hilang bagai nama yang tertulis dipasir pantai, semakin berjalannya waktu, tulisan dipasir itu akan hilang juga terkena ombak. Aku ingin, apapun yang akan terjadi kedepannya, kamu akan selalu mengingat aku. Bukan, bukan untuk sebagai orang yang pernah menyukaimu, tapi ingatlah aku sebagai sahabat atau temanmu. Karna, mungkin suatu saat nanti aku akan selalu mengingatmu sebagai sahabatku. Sedih? Memang. Tapi, aku yakin kesedihan ini akan cepat berakhir.
Apa kamu tau kata-kata Lincoln ini: "Jika satu pintu ditutup maka akan ada pintu lain yang terbuka, hanya saja terkadang kita terlalu lama menyesali pintu yang tertutup itu, hingga tidak melihat pintu-pintu lain yang dibukakan untuk kita." tapi, aku tidak mau seperti itu. Aku tidak mau berharap untuk sesuatu yang tak pernah bisa aku dapatkan, aku harus tetap maju.
Aku tidak akan melupakanmu, semua yang telat terjadi biarlah terjadi. Bagaimanapun juga, kamu telat mengisi salah satu ruang dihidupku dan selamanya akan seperti itu. Semua itu akan selalu aku simpan sesakit apapun, dan sesedih apapun... Aku berharap dengan siapapun kamu nanti ataupun esok, kamu akan selalu bahagia. Aku sangat tulus untuk mengatakan ini, just promises me you'll be happy, cause I will....

Sincerely, Esta.

Enough....

Kadang nangis itu bisa nenangin perasaan? Betul ga sih? As shame as my feel, gue juga ngerasain gitu. Tadi, gue nangis, gue sih gak tau gue nangis gara-gara apa, tapi yang pasti dalam seminggu ini gue udah ngelewatin hari-hari terberat gue disekolah....

Gue gak ngerti dalam seminggu ini sekolah jadi tempat gue melampiaskan rasa sepi gue dan jadi tempat dimana gue merasa useless. Yap, gak guna. Gue ngerasa, minggu ini adalah minggu terberat yg pernah gue jalanin. Seminggu ini gue ngerasain dimana gue mempunyai "sebuah kata-kata yang tidak pernah terucap" gue terlalu malu untuk menunjukannya ke seseorang, gue terlalu pengecut buat nunjukin itu, tapi gue tau gue cewe yg gak boleh selalu untuk memulai. Jujur, ketika ngedenger dia sangat menyukai cewe tersebut, hati gue rasanya perih, sakit, jleb nyesek. Gue gak tau yg gue fikir "apakah dia ngerasain apa yg gue rasain saat ini" dia udah too much buat gue penasaran, dan akhirnya kaya gini. Gue hanya bisa fake a smile depan dia dan berusaha nyemangatin dia buat ngejar apa yg dia cinta. Munafik emang, ngebohongin diri sendiri, tapi inilah salah satu cara buat nutupin apa yang slama ini gue rasain. Gue terus dan terus ngedengerinnya, walaupun gue tau, disitu gue pengen nangis. Hari rabu. (sorry gue gak bisa cerita karena itu bersifat personal) Jujur waktu itu, disitu gue pengen nangis. Sangat ingin menangis, tapi gue berusaha untuk nutupin semua itu karna gue gak mau dianggap lemah oleh orang banyak...
Dan sekarang malam ini, gue tumpahin apa yang gue rasa. Gue keluarin semua yang gue tahan diseminggu ini, menangis. Yap, sekarang kalian semua tau gue ini lemah. Ya, LEMAH. Gue gak bisa terus-terusan senyum palsu ke semua orang sedangkan gue sekarang nangis??!!!? Gue nangis untuk nenangin semuanya, semua yang gue rasain. Gue nangis karna gue tau, ada pelangi setelah hujan. Ada kebahagian setelah tangisan. Like, salah satu quotes yang pernah gue baca, "you can't see a rainbow without rain. You can't get happiness without a pain." Oke, thanks rain, I hope I can see a beautiful rainbow, soon. :')

xoxo

Jumat, 03 Agustus 2012

time to say good-bye!

1 tahun, useless. shit.
mungkin ini kata-kata yang pas buat nge-gambarin perasaan gue. sakit, emang. nyesek, apalagi. ayo ada gak kata-kata yang sakit yang nge-gambarin perasaan gue? gak ada? iya lah gak akan ada. siapa sih gak mau nunggu 1tahun, tapi ternyata jawabannya hanya: USELESS. Iya, Useless. Gak guna sama sekali! Shit. betapa tololnya gue udah buat keputusan kaya gitu waktu tempo hari, betapa menyesalnya diri gue sekarang kalo aja waktu itu gue mengabaikannya. Sekarang, yang ada hanyalah penyesalan terdalam gue kenapa harus nunggu. jujur, gue gak nyesel untuk kenal sama dia, untuk tau dia, untuk deket sama dia, untuk suka dan menyayangi dia. Gue berterima kasih karna dari dia, gue belajar gimana untuk mencintai seseorang, gimana untuk menangis dan tertawa karna cinta. God, I just want him to understand and go out, as simple as that. Dibilang gue masih ada perasaan ke dia sih engga, tapi perasaan gue masih numpuk soal penasaran ke dia. gue gak bisa terus berdiam diri, memupuk perasaan ini lama-lama, dan pada akhirnya gue curhat ke salah satu sahabat gue, namanya Adyt. gue cerita semua apa yang gue rasa, gue juga bilang tentang "rasa penasaran" gue ini, dan dia bilang bener bgt dengan apa yg gue rasain. (sometimes he know what I feel without I said) :-p hahaha. dan jawaban si Adyt buat gue mikir 360 derajaaaaaaaat!! iya cara Adyt mandang masalah gue, buat mata gue kebuka selebar-lebarnya! Adyt bilang "mending lo lupain semua perasaan itu, hapus semuanya. karna ini udh kelewatan, kalo lo mau terus nunggu takut ini semua harkos.." dan yap! ini semua adalah harapan kosong.
apalah artinya menunggu bila 1tahun aja useless???? apaaaaaaaa????!!!!!!!!!???? shit. dan pada akhirnya, sekarang, jam ini, detik ini, menit ini, hari ini, kapanpun nanti dan kedepannya.. Gue harus lupain semua perasaan gue ini, gue harus hapus rasa penasaran gue ini ke dia, gue harus bangkit dari semua ini, karna bakalan ada hari cerah yang lg nunggu gue. Happiness is waiting me, I know that.

"move on is easy when you can stand up, without look the past.." and I know I can!
xxo

Senin, 30 Juli 2012

move on, repeat: Move on!

Move on tuh susah susah gampang. Iya gak sih? Buktinya aja yah, kita bisa aja dengan enak ngomong “gue udah move on dong” yaampun, lo move on ape beli pulsa?! Nah sama halnya kaya gue, gue bisa aja ngomong ke orang “move on dong lo!” tapi nyatanya, gue masih aja tuh stuck di orang itu... hahahaha. Nah see? Move on itu susah susah gampang. Bahasa kerennya sih: “move on easy to say, hard to do.” Ngerti kagak? Oke gue jelasin yak, move itu gampang buat diomongin (M-O-V-E-O-N) Tapi susah buat dilakukan. Ibarat, lo mau masak..... (oke mari kita ulangi, ‘ibarat lo mau masak’ karna sekarang bulan ramadhan, marilah kita berumpama move on adalah pasakan...) ulang: ibarat lo mau masak... opor! Iya ayam opor, buseeeeet itu makanan adalah salah satu makanan favorit gue! Eh, kok jadi ke makanan sih? Oke lanjut!! Jadi, move on itu ibarat kita masak ayam opor, pertamanya kita harus ngeracik bumbu nya dulu, belum kita harus bersihin ayamnya dulu, udah gitu kita harus milih2 dulu, mana ayam yg mau diopor mana yg kita buang, terus ditambah lagi kita harus nambahin garem dululah, pecinlah, baru deh kita tambahin gula dan aduk-aduk-aduk... siap untuk dihidangkan!! Hahaha. Nah, sama aja kaya Move on.. Pertama, kita buat list dulu gimana caranya lupain mantan atau gebetan atau crush kita atau siapapun itu yg pernah ada di hati kita. Kita racik semua list itu dengan metode-metode kita sendiri (contoh gue: have fun bareng temen&keluarga, buat cerita, wisata kuliner, liburan, tidur!) terus udah gitu, kita harus bersihin pikiran & hati kita dari si doi! (cieilah doi cooooyyy hahahaha) kita juga harus milih-milih dulu, mana kenangan yg harus dibuang mana yg mau kita simpen sebagai “memories of us..” terus move on juga kita harus ngerasain asemnya, paitnya, hati kita kaya yg campur adukin dulu, baru deh di akhir kita ngerasain manisnya!  See? Sama aja kan? Jadi menurut gue move on itu susah susah gampang. Sama juga kaya pelajaran matematika, pertama kita liat rumusnya udah susah, tapi setelah kita pelajari ternyata gak sesusah apa yg kita bayangkan. Sama aja kaya move on, pertama kita tau kayanya susah, tapi setelah kita belajar dan berusaha ternyata (mungkin) move on gak sesusah yg kita bayangkan. So guys, move on is easy if we not look past.

xxo

Minggu, 15 April 2012

I feel it, again

it turns out, not once I feel the pain. after trying to move on from a jerk like him, I found it. but, long ago, he promised again. Initially I was waiting for him, but in fact he cancel it and give a painful rumor, initially I did not care about all the reasons, but as my friend said: "but he gave the news to please you?" yes indeed, I'm a little fun with him giving the news like that, but it's better he should not give false hope. This is always what I get? pain? lies? being played? so, who am I if I was treated like so much? This is very painful if you all want to know. I'm hurt, do you hear? You should know what I'm feeling, I was tormented with these feelings. but you should not need to know, because this is just my stupid behavior that still believes in all those words.
 

"Dear you, I see it all now That you're gone do not you think I was too young to be messed with the girl in the dress cried the whole way home.." - Taylor Swift - Dear John

Kamis, 12 April 2012

One Day "twenty years, two people.."

"Setelah satu hari bersama-sama - 15 Juli 1988, saat lulus Universitas - Emma Morley (Anne Hathaway) dan Dexter Mayhew (Jim Sturgess) memulai persahabatan yang akan berlangsung seumur hidup mereka. Emma adalah gadis penuh prinsip dan ambisi yang ingin membuat dunia tempat yang lebih baik. Dex adalah seorang pria kaya raya yang bermimpi dunia akan menjadi tempat bermainnya.

Selama dua dekade berikutnya, puncak dari hubungan mereka mengalami setiap tanggal 15 Juli selama bertahun-tahun. Saat bersama maupun terpisah, Dex dan Em melalui persahabatan dan pertengkaran, harapan dan kehilangan kesempatan, tawa dan air mata. Di suatu tempat sepanjang perjalanan mereka, keduanya menyadari bahwa apa yang mereka cari dan harapkan telah ada di depan mereka. Sebagai makna satu hari di tahun 1988, mereka bertemu dengan cinta dan kehidupan."



Ketika saya membaca sebuah majalah, saya melihat di halaman movie review nya ada film yg membuat saya excited untuk menontonnya, yap "ONE DAY" dan film ini pun saya masukan kedalam movie list saya. Waktu saya sedang berjalan-jalan di pasar dvd, saya melihat film "one day" ini. Kebetulan saya adalah fans dari Anne Hathaway :p singkat cerita, saya pun membeli film ini. awalnya saya kurang tertarik dengan sinopsisnya, tapi setelah saya menonton film ini, tidak salah lagi saya menyebutkan bahwa this is the best romantic movie i've ever watching! saya sangat menyukai alur ceritanya, dan terlebih saya sangat menyukai Dex (Jim Sturgess) Sifat Dex yg menurut saya ini "sayang sahabat" memang terlintas difilm ini. bagaimana tidak, walaupun mereka sudah lulus dan berpisah, Dex tetap saja menghubungi Emma sahabatnya, bertukar cerita melalui telfon dan bertemu seriap tanggal 15 juli setiap tahunnya. Mungkin, yg saya gemesin disini adalah adalah sifat Emma yg terlalu memendam perasaannya terhadap Dex, yg saya lihat disini Dex terlihat player. Tapi pada akhirnya mereka pun menyadari tentang perasaan mereka, Dex menyusul Emma yg pada saat itu tinggal di Paris (kalo tidak salah) tapi ternyata Emma sudah memiliki kekasih lain, sakit hati yg didapat oleh Dex ternyata mebuahkan hasil, akhirnya Emma pun memberikan Dex kesempatan dan berkata; "saya mencintaimu dan jika kamu menyakitiku akan ku bunuh kau" (jika tidak salah) Saya kurang suka akan ending dari cerita ini, tapi overall film ini sukses membuat saya menangis! How's Dex looks so sweet. Dan, saya tetap mencintai cerita ini. film ini pun sukses membuat saya berfikir: "best friend between woman and man can be in love" two thumbs up for One Day (y)