Sabtu, 12 Januari 2013

surat kecil untuk sad.

hay :')

Sad, apa yang aku rasain selama ini ternyata belum berakhir. perasaan sakit ini masih ada, perasaan sakit dihati aku masih ada. apa kamu sadar dengan semua ini? aku emang gak pengen sad aku ngerasain perasaan ini, tapi ini bener-bener tumbuh aja sendiri. aku berharap aku gak pernah untuk bertemu dengan kamu sad, kalo aku gak pernah ketemu kamu, kenal kamu, mungkin aku gak bakalan kaya gini sad.. nangis gak jelas, ngeharapin kamu yang emang gak ada buat aku. terus ngapain aku kaya gini? akhir-akhir ini aku udah lupain kamu sad, bahkan sudah hampir 6bulan aku gak pernah stalking timeline-mu lagi, atau mencoba mengobrol dengan kamu. aku benar-benar sudah lupa bagaiman jatuh cinta sama kamu.. tapi kenapa sad, kenapa harus sekarang aku kembali merasakan ini? kenapa akhir-akhir ini kamu sering muncul ke mimpiku? setelah itu semua udah mustahil terjadi sad. aku benci sad keadaan ini, apalagi dengan semua perasaan ini. aku benci ketika aku jatuh cinta denganmu, karna semua itu hanya mimpi sad. kita memang gak mungkin bisa bersatu, tapi kenapa, ketika perasaan ini ada, perasaan ini hanya untuk kamu sad. aku ingin sad mencoba menyukai lelaki lain seperti aku menyukaimu, tapi kenapa aku gak bisa sad? kenapa? aku pernah mecoba sad, tapi kenapa selalu susah? aku pengen, ngerasain rasa yang begitu dalam ke orang lain selain kamu, tapi kenapa aku gak bisa sad? aku tau kamu hanya berbuat sebisamu, kamu hanya berlaku baik kepadaku, ramah, sopan.. tapi kenapa itu semua membuatku berkesan? aku benci sad perasaan ini. aku benci.
Sad, mungkin kalo kamu baca tulisan aku ini, kamu bakalan tertawa melihat semua tulisanku ini. aku yakin. karna, kamu gak akan pernah nyadar seberapa besar perasaan ini. aku pernah berdoa kepada Tuhan, aku berdoa: "jika kamu memang untuk aku, kamu akan. jika kamu bukan untuk aku, maka kamu tidak." berlebihan ya doa-ku ini? tapi aku tidak peduli. oh ya sad, aku ingin sekali memberi tahumu bahwa aku pernah jadian sama seseorang waktu kita udah mulai lost contact.dia baik banget sama aku, tapi aku gak tau kenapa, aku gak ada perasaan yang sama seperti apa yang dia rasain. akhirnya aku mutusin dia dengan alasan, aku masih mencintaimu, sad. haha. konyol ya ceritaku ini? memang, alasanku ini memang terlalu bodoh untuk kamu ketahui, tapi kamu harus tau sad, karna inilah perasaan aku. aku bodoh ya sad, menunggumu yang tidak ada untuk aku. sial, aku tau kenapa kita gak bisa bersatu, karna aku terlalu bodoh untuk bisa menyukaimu yang sangat pintar membuatku terlihat bodoh. konyol memang. eh hay, sekarang aku senang membodohi diriku sendiri, kadang aku suka menertawakan diriku sendiri yang sudah bodoh menunggumu satu tahun lamanya. sad, apa kabar? by the way.

Sad.. aku senang memanggilmu dengan sebutan "sad" selain itu memang nama panggilan depanmu, jika itu kita artikan dalam bahasa inggris, itu berarti: "sedih" haha. sedih, sedih! ya memang sedih. aku yang sedih, kamu yang bahagia. aku bahagia juga kok sad:') tapi, selalu ada kesedihan yang tersimpan. haha, aku cengeng ya sad? tapi aku tau kamu tidak akan peduli. Ohya sad, apa kamu ngerti maksud itu? iya, maksud dari doaku. aku berdoa, jika kamu memang untuk aku, kamu akan menjadi, akan datang disisiku. tapi jika kamu tidak, kamu akan diam, jauh, dan mungkin semakin menjauh..... menjauh dari diriku..
Dan sekarang, mungkin Tuhan telah menjawab doa-ku itu :')

with love, Esta.

Selasa, 01 Januari 2013

feeling

ada perasaan, didalam lubuk hati aku yang lama aku lupakan, dan kini hadir kembali. sebuah perasaan menyakitkan, ketika aku tahu, semua perasaan itu memang harus dikubur dalam-dalam.
sakit memang sakit. apa yang aku rasakan kini gak sebanding dengan apa yang aku dapat. perasaan yang seharusnya aku lupakan, kini ada kembali. sebuah perasaan menyakitkan, tentang merindukanmu. semua perasaan itu muncul, ketika aku sudah tidak mengharapkanmu hadir untukku. sebuah pengharapan yang menyakitkan ketika aku tahu, 1tahun itu tidak ada gunanya. sebuah kalimat menyakitkan ketika kamu menuliskan bahwa perasaan itu hilang. aku tidak peduli perasaan apakah itu, akupun tidak peduli sebesar apa perasaan itu, tapi yang pasti, itu sangat menyakitkan. tidak ada kata perpisahan, kata selamat tinggal, atau kata ucapan, yang ada hanya rasa sakit hati ini. sebuah pengorbanan tentang menunggu, membuang waktu, menyianyiakan air mataku untuk habis menangisi kebodohanku ini. sebuah perasaan yang sulit aku ungkapkan ketika kamu bertemu denganku, yah pada hari itu kau dan aku bertemu, berjabat tangan, tersenyum. dan pada hari itu pula hari terakhir dimana aku tidak akan pernah berbicara lagi denganmu. sebuah kenangan yang sangat menyakitkan. kadang, aku berfikir untuk tidak mau terlalu bahagia, karena disaat aku terlalu bahagia, sesuatu menyakitkan terjadi. begitu pula denganmu, aku terlalu bahagia untuk bisa dekat denganmu, bertemu denganmu, mengobrol hingga tengah malam.. dan, sesuatu menyakitkan itu terjadi, sebuah "hadiah" menyakitkan yang aku dapatkan itu hadir ketika aku mengetahui "kotak" yang kau beri hanyalah sebuah kotak kosong. 1tahun yang sangat menyakitkan untukku, ketika tidak sadar aku meneteskan air mataku untukmu, sebuah air mata bodoh mengharuskanku untuk mengusap air mata itu sendiri. ketika itu begitu besar perasaan ini, begitu banyak pengorbanan, begitu banyak air mata yang telah ku buang, dan sesering itu pula aku menyesali diriku sendiri untuk jatuh menjadi berkeping-keping. aku terlalu baik untuk bisa tersenyum lagi dihadapanmu, berfikir untuk mencoba tegar dengan apa yang aku rasakan. perasaan sakit yang aku rasakan ini, yang tidak tahu sampai kapan akan sembuh, yang tidak tahu kapan akan terobati. perasaan yang selalu menjadi kenangan yang sangat menyakitkan, perasaan yang aku sesali untuk bisa merasakan. upaya aku untuk tahu diri memang tak pernah berhasil, berkali-kali ku berusaha untuk menyerah.. sakitnya menusuk jantung ini, melawan rasa sakit yang ada ini.
aku harap sebuah perasaan sakit ini akan menghilang, lagi dan lagi..